![]() |
| Ary Widiartha bersama Ketua Indonesian Forest Foundation |
Membutukan
kerjasama dari semua pihak jika ingin melaksanakan program penyelamatan
lingkungan, bicara masalah lingkungan sama halnya dengan membicarakan masa
depan bumi beserta seluruh isinya, manusiapun ada didalamnya untuk itu semua
manusia mempunyai tanggungjawab yang sama dalam melakukan penyelamatan
lingkungan. Hal tersebut disampaikan Ary Widiartha, Direktur Eksekutif
HardysFoundation disela-sela pertemuannya dengan Gede Tatak Suhartana, SE.Ak
(Head Of Teasurer Indonesia Forest Foundation) di Head Office GH Holdings, Jl.
Tukad Pakerisan No.100X Denpasar.
Ary menegaskan
menurutnya kondisi lingkungan di Bali sudah mulai tidak seimbang, ekosistem
Bali seperti pesisir, hutan dan lingkungan urban dalam situasi lampu merah
karena kurangnya kesadaran masyarakat Bali akan hal tersebut, "penebangan
hutan liar semakin marak, seharusnya kita semua sadar pentingnya hutan untuk
keselamatan umat manusia" tegasnya.
Ary yang juga
sebagai pengurus Forum CSR Kabupaten Badung dan Pengurus APSAI (Asosiasi
Perusahaan Sahabat Anak Indonesia) Kabupaten Gianyar ini menyatakan dukungannya
kepada pemerintah untuk menindak tegas pelaku ilegal loging, "saya bersama
teman-teman di organisasi lingkungan akan memberikan dukungan semaksimal
mungkin dalam program penyelamatan lingkungan, utamanya dalam melakukan
sosialisasi-sosialisasi penyelamatan lingkungan" ujar lulusan Universitas
Mahendradatta ini.
Hal serupa juga
disampaikan oleh Gede Tatak Suhartana, Tatak yang juga merupakan salah satu
dosen tamu di Universitas Warmadewa ini menyampaikan organisasi yang
dipimpinnya (red-Indonesia Forest Foundation) memiliki misi menyelamatkan
lingkungan melalui gerakan nyata berupa penanaman pohon untuk penghijauan.
Pertemuan ini
menghasilkan kesepakatan awal untuk menjalin kerjasama antara HardysFoundation
dengan Indonesia Forest Foundation yang dalam waktu dekat akan dilakukan
penandatanganan MoU.


0 komentar:
Posting Komentar