![]() |
| Ary Widiartha (Direktur Eksekutif HardysFoundation) Saat Memimpin Rapat Tim Implementasi GCG GH Holdings |
Tahun ini memang akan menjadi tahun yang sangat bersejarah bagi Grup Hardys Holdings, dua momentum besar akan terjadi diantaranya ujian kesiapan Grup Hardys menghadapi MEA 2015 dan yang kedua adalah pelaksanaan IPO (Initial Public Offering) Grup Hardys Holdings melalui salah satu anak usaha yakni HardysProperty.
Momentum ini harus dipersiapkan dengan baik, salah satunya adalah melalui pembentukan Tim Implementasi GCG (Good Corporate Governance / sistem tata kelola perusahaan yang baik). Tim ini memegang peran penting untuk mengawal pelaksanaan GCG di perusahaan dalam proses menuju IPO. Demikian disampaikan oleh Ketut Rukmini Hardy (Presiden Komisaris Grup Hardys Holdings) dalam sambutannya saat memimpin apel awal bulan februari di Head Office Grup Hardys Holdings (Jl. Tukad Pakerisan No.100 X Denpasar). “Kami dijajaran komisaris memberikan otoritas khusus kepada Tim Implementasi GCG untuk melakukan pengawasan dan memberikan perbaikan di seluruh unit bisnis Grup Hardys Holdings agar tim ini mampu melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya” ungkap Ketut Rukmini.
Sejak dideklarasikan pada bulan juli 2014 tim implementasi GCG GH Holdings sudah aktif dalam menjalankan tugas-tugasnya. Banyak agenda strategis yang telah berjalan diantaranya sosialisasi implementasi GCG di seluruh unit bisnis Grup Hardys, atensi kasus-kasus yang terjadi di Grup Hardys baik kasus internal maupun eksternal, memberikan rekomendasi kepada komisaris terkait kebijakan-kebijakan penting untuk perusahaan, membuat standar-standar kerja di perusahaan (SOP), memberikan koreksi dan perbaikan terhadap SOP yang tidak update untuk kondisi saat ini dan lain sebagainya.
Grup Hardys Holdings memang perusahaan besar, membawahi lebih dari 40 unit bisnis melalui 9 core binis yakni HardysRetail, HardysProperty, HardysLand, HardysHotel, HardysAgro, HardysFunzone, HardysInvestment, HardysTrans dan HardysADV tidak menjadi kendala bagi Tim Implementasi GCG dalam melaksanakan tugasya. “Semua kami mulai dari perencanaan atau planning, dengan planning yang baik sudah pasti action akan mudah dijalankan. Kami membiasakan diri untuk rutin melakukan rapat mingguan setiap hari jumat meski sibuk dengan tugas sehari-hari di perusahaan selaku peran diluar Tim Implementasi GCG seperti Bapak Abdi Negara yang sebagai Direktur Corporate Secretary, Bapak Ketut Semara sebagai LP Division Head, Ibu Desak Dalem sebagai Sekretaris Komisaris, Ibu Komang Nursanthi sebagai Internal Auditor AFR Division Head dan saya sendiri sebagai Direktur Eksekutif HardysFoundation, kami tetap bisa membagi waktu dan menuntaskan semua agenda bulanan” ungkap ary. “bulan ini kami akan menjadwalkan untuk memanggil seluruh pimpinan unit usaha Grup Hardys ke Head Office untuk memberikan pemahaman GCG kepada mereka dan mereview implementasi GCG yang telah tanpa sadar mungkin mereka langgar selama ini” pungkas alumni SI Universitas Mahendradatta ini.


.jpg)





