Senin, 12 Januari 2015

Senam Jantung Sehat Bersama Ibu Gubernur Bali

Ary Widiartha bersama Ibu Gubernur Bali
Senam jantung sehat? Memang jantung bisa senam? :D

Mungkin Itu pertanyaan yang muncul saat mendengar kalimat itu. Eits.. tunggu dulu,, Senam Jantung Sehat  artinya senam untuk menyehatkan jantung bukan jantungnya yang senam J. Dalam kegiatan Senam Jantung Sehat rangkaian HUT Ke-32 Yayasan Jantung Indonesia, HardysFoundation berpartisipasi sebagai sponsor. Di Bali sendiri Yayasan Jantung Indonesia diketua oleh Ny Ayu Pastika (Ibu Gubernur Bali) yang selama ini memang sangat aktif bersama HardysFoundation dalam melaksanakan kegiatan sosial.

Hari ini (minggu, 9 november 2014), tim HardysFoundation bersama dengan 2000 peserta lainnya sudah berkumpul dari subuh memenuhi lapangan renon, Hardys sendiri mengirimkan sekitar 50 personil untuk menjadi peserta acara ini. Pak Mangku (panggilan akrab Bapak Mangku Pastika / Gubernur Bali) bersama Istri (Ny Ayu Pastika) juga sudah tiba di lokasi, instrukturpun sudah siap memandu untuk memulai.

Musik khas senam mengiringi senam pagi ini, semua peserta sangat antusias mengikuti. Gerakan – gerakan unik alla senam jantung sehatpun di peragakan, unik memang dan sangat khas.
Di akhir acara Executive Director HardysFoundation “Ary Widiartha” bersama Ibu Gubernur membagikan Door Prize kepada peserta, berbagai hadiah sudah disiapkan oleh HardysFoundation seperti 1 bh TV 21”, 3 bh DVD, 20 Jam Dinding, 20 bh Payung dan berbagai hadiah hiburan lainnya. Peserta sangat gembira, terlebih dapat foto bareng dengan Ibu Gubernur, jarang-jarang ada pejabat yang mudah berbaur dengan masyarakat, “mungkin ini akibat Jokowi Effect” :D .
Agenda berakhir dengan baik, diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah.

Kalau ingin tau lebih banyak tentang senam jantung sehat, ini nih infonya :

“Senam jantung sehat adalah olah raga yang disusun dengan selalu mengutamakan kemampuan jantung, gerakan otot besar dan kelenturan sendi, agar dapat memasukkan oksigen sebanyak mungkin ke dalam tubuh. Senam jantung sehat bertujuan merawat jantung dan pembuluh darah. Pembuluh darah yang sehat, membuat kerja jantung menjadi optimal, karena kedua organ tersebut bekerja saling berhubungan.

 Di Indonesia, senam jantung sehat cukup populer. Bahkan senam jantung sudah dibuat sampai beberapa seri dan cocok digunakan oleh semua orang. Durasi senam jantung sehat berkisar 30 menit. Didahului oleh pemanasan, tahap conditioning, dan diakhiri pendinginan. Pemanasan (warm up) adalah mengkondisikan fungsi fisik dengan cara meningkatkan suhu tubuh, meningkatkan mobilitas gerak persendian dan penguluran otot, agar siap menerima pembebanan pada tahap conditioning. Tahap conditioning terdiri dari bagian aerobik yakni gerak kontinyu ritmis (20 – 30 menit) dan bagian penguatan atau tahanan: berisi gerak melawan beban. Pendinginan (cooldown) mengembalikan fungsi fisik seperti keadaan awal secara bertahap yg ditandai dengan menurunnya suhu, berkurangnya keringat, frekuensi detak jantung kembali normal.

Olah raga yang dianjurkan untuk penderita dengan penyakit jantung adalah olah raga aerobik. Pengertian olahraga aerobik sendiri memang olahraga yang memacu kerja jantung secara bertahap untuk mengambil oksigen sebanyak-banyaknya, guna memenuhi kebutuhan oksigen ke seluruh tubuh. Olahraga yang sifatnya kompetisi bukan tergolong olah raga aerobik. Walaupun olahraganya juga memacu kerja jantung, tetapi jantung dipacu tidak beraturan. Tempo olah raga kompetisi yang tiba-tiba cepat atau tiba-tiba melambat tidak menguntungkan untuk kesehatan jantung. Dalam olahraga aerobik perlu diperhatikan prinsip 4T, yakni teratur, terukur, terarah, dan terawasi. Dianjurkan olah raga aerobik seperti berjalan kaki, berlari, berenang, bersepeda, atau senam jantung sehat. Olah raga tetap dibutuhkan apa pun kondisinya. Bila cukup berolahraga, ketahanan tubuh akan meningkat. Tulang-tulang juga menjadi lebih kuat, serta proses metabolisme tubuh akan berfungsi dan berjalan dengan baik.

Bagi mereka yang ingin menghindari penyakit jantung sejak dini, sebaiknya melakukan olah raga secara rutin dan teratur. Namun sekali lagi, sebaiknya berkonsultasi dulu sebelum memutuskan melakukan satu jenis olahraga. Apalagi mereka yang sebelumnya sudah mengidap penyakit, seperti darah tinggi, rasa sakit di dada, napas tersengal-sengal, penyakit jantung atau yang sebelumnya tidak pernah berolahraga sama sekali.”


PENYERAHAN BANTUAN KEPADA NI LUH UDIANI "PENDERITA POLIO DARI ABANG"

Ary Widiartha pada satu agenda penyerahan bantuan kepada masyarakat
Ni Luh Udiani, seorang bocah asal Br. Dinas Pidpid, Desa Abang Kaler, Amlapura yang menderita penyakit polio dari kecil. Ni Luh Udiani yang dalam kesehariannya menjalani semua aktifitasnya dengan bantuan dan kasih sayang penuh dari kedua orang tuanya. Ia hanya bisa terkapar lemas di tempat tidurnya. Segala usaha sudah dilakukan oleh kedua orang tuanya, tetapi karena kondisi ekonomi mereka tidak mencukupi untuk biaya pengobatan Ni Luh Udiani, maka mereka memutuskan untuk merawat Ni Luh Udiani di rumah saja. HardysFoundation melalui program HardysPeduli memberikan bantuan biaya pendampingan kesehatan kepada Ni Luh Uliani. Hadir saat itu Ibu Ida Ayu Widya Santi Mahendri (store manager hardys malls amlapura) untuk langsung  menyerahkan bantuan ke rumah Ni Luh Udiani. Kepala dusun Br. Dinas Pidpid, Desa Abang Kaler, Amlapura dan keluarga Ni Luh Udiani menyatakan terima kasih kepada GrupHardys terutama kepada “HardysFoundation atas bantuan yang diberikan dan menyampaikan apresiasi terhadap program HardysPeduli. Ary Widiartha (Direktur Eksekutif HardysFoundation) turut prihatin atas kondisi Luh Udiani, "kami dari HardysFoundation akan senantiasa memberikan bantuan semaksimal mukin untuk adik kita Luh Udiani, namun selain udiani masih banyak saudara kita yang mengalami nasih serupa, kami menghimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama kami HardysFoundation turun ke tengah-tengah masyarakat dan memberikan uluran tangan kepada mereka" pungkasnya.
Hadir saat itu Ibu Ida Ayu Widya Santi Mahendri
(store manager hardys malls amlapura)
untuk langsung menyerahkan bantuan ke rumah Ni Luh Udiani

Sekilas Tentang Polio :

Polio sudah dikenal sejak zaman pra-sejarah. Lukisan dinding di kuil-kuil Mesir kuno menggambarkan orang-orang sehat dengan kaki layu yang berjalan dengan tongkat. Kaisar Romawi Claudius terserang polio ketika masih kanak-kanak dan menjadi pincang seumur hidupnya. Virus polio menyerang tanpa peringatan, merusak sistem saraf menimbulkan kelumpuhan permanen, biasanya pada kaki. Sejumlah besar penderita meninggal karena tidak dapat menggerakkan otot pernapasan. Poliovirus adalah virus RNA kecil yang terdiri atas tiga strain berbeda dan amat menular. Virus akan menyerang sistem saraf dan kelumpuhan dapat terjadi dalam hitungan jam. Polio menyerang tanpa mengenal usia, lima puluh persen kasus terjadi pada anak berusia antara 3 hingga 5 tahun. Masa inkubasi polio dari gejala pertama berkisar dari 3 hingga 35 hari. Polio adalah penyakit menular yang dikategorikan sebagai penyakit peradaban. Polio menular melalui kontak antarmanusia. Polio dapat menyebar luas diam-diam karena sebagian besar penderita yang terinfeksi poliovirus tidak memiliki gejala sehingga tidak tahu kalau mereka sendiri sedang terjangkit. Virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut ketika seseorang memakan makanan atau minuman yang terkontaminasi feses. Setelah seseorang terkena infeksi, virus akan keluar melalui feses selama beberapa minggu dan saat itulah dapat terjadi penularan virus.



 by : tim hardys foundation